Monday, April 4, 2016

Kisah Mualaf: Julie - 1

Catatan Ummi Hamada, Sudbury, Maret, 2014

Seminggu ini benar-benar sangat berkah, didekatkan dengan hamba-hamba Allah yang merasa haus akan ilmu Allah, menyaksikan semangatnya meraih ilmu layaknya anak kecil yang tertarik akan permainan baru. Benar-benar pengalaman hidup yang luar biasa.

Setelah mendengar kisah Emily, hari ini Julie datang berbagi kisahnya. Merinding hingga tak terasa mata ini basah saat Julie menceritakan detik-detik mengucap syahadat. Betapa dia merasakan badannya seperti tercuci bersih, ada kesegaran dari dalam hatinya yang mengalir dalam darahnya sehingga kesucian itu benar-benar dia rasakan ditubuhnya saat kalimat syadahat terucap dari bibirnya. Tak hanya kalimat syahadat yang teramat berarti dan berkesan bagi Julie, Julie juga punya pengalaman berkesan saat pertama kali merasakan air wudhu. Air wudhu itu terasa benar-benar seperti mencuci tubuhnya. Julie merasa badannya sangat bersih dan segar, seperti anak kecil yang bahagia ketika bermain air. Demikian takjubnya merasakan air wudhu, awal-awal mengenal wudhu Julie bisa berwudhu hingga 20 kali sehari. Julie merasa sangat bersih dan terjaga, sehingga Julie khawatir jika hal itu hanya dirasakan sesaat saja. Julie takut sekali badannya kotor, sehingga saat sholat ia bisa melapisi tubuhnya dengan sweater yang berlapis-lapis bisa sampai 6 lapis.

Aaaaah…, lalu kemana tetesan air wuduku selama ini, mengapa seolah tak setetespun menyerap kedalam relung kalbuku, kubiarkan mengering tanpa ada jejak kesejukan dalam hati ini.

Semua yang diceritakan Julie seolah mengajak saya untuk bercermin kembali....., sungguh saya punya kesempatan waktu yang lebih lama merasakan dan meraih semua itu. Tapi kemana saya selama ini… ? Sekian dari waktu hidup seolah hanya sekejap yang tersisihkan untuk beribadah, untuk belajar. Kalau toh pun ada waktuku, tentu penuh dengan keluh kesahku. Sementara Sang Penghimbau kebenaran berkata dalam Surat Gafir ayat 14: ”Maka sembahlah Allah dengan TULUS IKHLAS BERAGAMA KEPADA-NYA, meskipun orang2 kafir tidak menyukainya....”

Astagfirullah……